Perusahaan Travel di Malang kini sudah makin banyak dan hampir seperti kebutuhan penting dalam industri pariwisata di Kota Pelajar ini. Kini jumlah biro jasa di kota yang memiliki sebutan Kota Bunga ini sudah mencapai 300   agen travel. Hanya saja yang menjadi masalah adalah banyak sekali perusahaan travel yang tidak memiliki ijin dan bergerak secara online tanpa bisa diketahui domisili kantornya. Inilah yang menjadi citra buruk oknum agen perjalanan yang hanya mementingkan kepentingan pribadi tanpa melihat dampak yang akan diterima kotanya dari para tamu wisatawan yang datang.

Biro Perjalanan Travel Harus Memiliki Izin Operasional

Tidak dipungkiri lagi bahwa perkembangan industri wisata di kota Malang menyebabkan meningkat pula permintaan perjalanan wisata dari masyarakat. Akhirnya perkembangan bisnis di bidang biro perjalanan wisata pun menjadi cukup pesat. Munculnya beragam agen perjalanan baik moda transportasi umum maupun Travel di Malang sudah mencapai batas jumlah yang pemerintah sulit untuk mengawasinya.

Terlebih pelaku usaha ini berdiri atas dasar perorangan yang bahkan belum memiliki kredibilitas di bidangnya. Diakui pemerintah daerah bahwa pengawasan terhadap perusahaan travel hanya diberikan kepada mereka yang telah memiliki izin operasional. Sedangkan bagi mereka yang tidak memiliki ijin bahkan membuka usahanya melalui online tentunya sangat sulit bagi pemerintah menindaknya selama belum ada keluhan dari masyarakat.

Bagaimanapun pemerintah dan instansi terkait tidak bisa melarang siapa pun membuka usaha dalam jaringan internet karena sifatnya yang global dan fleksibel serta tidak memiliki domisili. Sehingga siapa pun bisa saja menawarkan jasa layanan perjalanan apa pun.

Masyarakat Sebagai Pengawas Independen Pengusaha Travel

Melihat kenyataan bahwa pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah terhadap pelaku bisnis biro perjalanan sangatlah lemah, maka yang dapat menjadi pengawas independen bagi pengusaha yang mendirikan biro perjalanan adalah masyarakat itu sendiri.

Lemahnya kekuatan pemerintah dalam melakukan pengawasan ini diakibatkan karena makin banyaknya bermunculan agen-agen perjalanan umum maupun wisata di kota Malang yang beroperasi tidak memiliki izin resmi. Padahal sertifikat adalah syarat mutlak yang harus dipunya pemilik usaha biro perjalanan dan Travel di Malang. Pengawasan bersama masyarakat adalah cara terbaik agar terhindar dari penipuan dan kecurangan pemilik travel abal-abal.