Mie instan termasuk jenis makanan yang banyak dicari oleh hampir sebagian besar orang apalagi jika musim hujan. Makanan cepat saji yang bisa disajikan hanya hitungan menit saja akan terasa nikmat jika ditambah dengan potongan cabe rawit. Mie instan bahkan dijadikan sebagai makanan favorit bagi sebagian besar masyarakat Indonesia apalagi bagi anak kos. Harga yang murah dengan rasa yang enak menjadi alasan setiap individu mengonsumsi makanan tersebut.

Apa Bahaya Mengonsumsi Mie Instan Bagi Kesehatan?

Mie instan masuk ke dalam jenis makanan yang terlah diproses. Proses yang terjadi pada makanan mie ini adalah pemanasan, pendinginan, pemasakan hingga pengeringan. Disamping rasanya yang enak, apakah Anda tahu jika mie instan menimbulkan masalah kesehatan dari kandungan bahan kimia yang terdapat di dalamnya? Beberapa bahaya terlalu sering mengonsumsi mie instan adalah:

a.     Penyakit Diabetes

Kandungan mie instan maida menjadi salah satu penyebab penyakit diabetes bagi para konsumennya. Maida termasuk olahan dari tepung terigu yang menggunakan proses penggilingan, pemutihan hingga penghalusan. Maida termasuk bahan tambahan pada pembuatan mie instan yang tidak memiliki nutrisi sama sekali dan bahkan memicu obesitas bagi setiap konsumennya.

b.    Syndrome metabolic

Syndrome metabolic terjadi pada tubuh manusia karena adanya lemak jenuh dan meningkatnya kandungan sodium yang tidak baik untuk tubuh. Kandungan tersebut terdapat pada sebagian besar mie instan. Menurut para peneliti, seorang perempuan yang mengonsumsi mie instan 2 kali dalam seminggu akan memiliki resiko syndrome metabolic lebih besar dibandingkan dengan perempuan yang tidak makan mie sama sekali dalam setiap hidupnya.

Bahaya mengonsumsi mie instan secara rutin akan memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Untuk itu, apabila Anda ingin terhindar dari kedua masalah kesehatan yang disebabkan oleh konsumsi mie instan maka sebaiknya menghindari konsumsi mie instan atau mengatur porsi mie instan dalam setiap minggunya atau bahkan mencari jenis camilan lainnya yang lebih sehat dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya yang merugikan kesehatan tubuh Anda.