Memiliki wajah yang putih dan halus pasti menjadi salah satu impian para wanita. Keinginan ini mendorong wanita untuk mencoba berbagai cara untuk mendapatkan hasil kulit wajah yang cantik. Berbagai produk krim kecantikan kulit wajah pun marak beredaran. Krim – krim tersebut menawarkan hasil yang bagus dan prosesnya cepat atau instan. Selain itu, beberapa jenis krim pemutih juga banyak dijual di pasaran dengan harga yang murah. Inilah yang menyebabkan banyak wanita tergiur untuk menggunakannya.

Melepas Kecanduan Terhadap Krim Bermerkuri

Tahukah bahwa dari beberapa jenis krim tersebut ada yang memiliki kandungan zat berbahaya seperti merkuri, raksa atau krim racikan yang merupakan campuran berbagai produk. Beberapa saat yang lalu BPOM RI juga menemukan berbagai krim racikan yang tidak layak digunakan. Nah, bagaimana cara menetralkan wajah yang sudah terlanjur ketagihan terhadap krim berbahaya ?

  1. Beranilah untuk mulai mengganti skin care dengan produk konvensional yang memang terjamin dan direkomendasikan oleh BPOM.
  2. Mulailah dengan perlahan, karena tidak ada hal yang instan. Jika sudah menentukan krim pengganti yang cocok dengan kulit, pakailah secara perlahan misalnya dua hari sekali selang-seling dengan krim yang ingin diganti (krim berbahaya).
  3. Selama masa peralihan, kurangi kadar krim berbahaya saat digunakan.
  4. Selingi dengan perawatan wajah secara natural menggunakan bahan alami seperti putih telur, teh, kopi, bengkuang dan sebagainya dengan dijadikan masker.
  5. Konsumsilah makanan yang banyak mengandung vitamin seperti sayur dan buah.
  6. Beralih menggunakan krim konvensional hasilnya tidak secepat menggunakan krim racikan. Terkadang karena sudah terbiasa menggunakan krim racikan yang kerjanya cepat, saat menggunakan krim konvensional akan merasa bahwa prosesnya sangat lama. Inilah yang kadang menyebabkan kegoyahan hati untuk kembali menggunakan krim racikan yang berbahaya lagi.

Itulah beberapa tips yang dapat dicoba untuk menetralkan kulit wajah yang sudah kecanduan krim berbahaya. Berhati – hatilah dalam memilih skin care, utamakan kesehatan kulit secara benar. Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam memilih krim yang benar.