Setiap tahap perkembangan anak memang sangat menarik. Terutama ketika sang buah hati masih berusia balita. Tingkah lakunya yang menggemaskan selalu membuat kita merasa bahagia. Salah satu tahap perkembangannya adalah makan. Pada usia 6 bulan, bayi sudah dapat diperkenalkan dengan makanan padat. Begitu pula untuk mpasi 9 bulan, Anda harus lebih kreatif dalam memperkenalkan berbagai jenis makanan kepada bayi Anda.

Kebutuhan Makan Dan Susu Pada Bayi 9 Bulan

Memasuki usia 9 bulan biasanya bayi sudah diperkenalkan pada menu tunggal yang dapat memberikan gambaran kepada Anda bahan makanan apa saja yang sekiranya dapat menimbulkan reaksi alergi dan juga sembelit pada bayi Anda. ketika menginjak usia 9 bulan, bayi harus sudah memiliki jadwal makan yang teratur yaitu pada pagi, siang dan sore hari. Pada jeda waktu makan, Anda dapat memberikannya ASI ataupun camilan.

Pemberian ASI sangat dianjurkan hingga 2 tahun, namun jika kondisi tidak memungkinkan maka Anda dapat memberikannya susu formula. Untuk bayi 9 bulan, pemberian susu formula bisa diberikan kurang dari 600 ml dalam waktu 24 jam. Hal ini bertujuan agar bayi Anda akan lebih memilih mpasi 9 bulan daripada susu formula saat dia lapar. Sebab, pemberian susu formula yang berlebihan akan membuat bayi Anda merasa kenyang dan tidak ingin makan. Ketika dia haus, Anda bisa memberikan jus tanpa gula atau air putih.

Memasuki usia 9 bulan Anda dapat mulai memperkenalkan bayi Anda kepada makanan-makanan yang dimasak dengan menggunakan aneka rempah-rempah seperti bawang putih, bawang merah, daun salam, kencur, kunyit, jahe, dan sebagainya. Hal ini bertujuan agar ketika dia menginjak usia 1 tahun, dia sudah dapat menikmati makanan seperti orang dewasa.

Pada usia 9 bulan jangan lupa untuk terus memberikan aneka buah dan sayuran serta protein hewani seperti daging sapi dan ayam juga aneka ikan laut. Untuk membuat mpasi 9 bulan, Anda dituntut agar lebih kreatif dalam memasak agar buah hati Anda tidak merasa bosan dan semakin lahap ketika makan.